Featured program

MegPreneur Lamongan

A business incubation program in Lamongan that supports young entrepreneurs through learning, mentoring, and business development.

Program impact

Growth measured in real participation.

1,000Participants
IDR 120.000.000Total funding
50Speakers
30Connected ecosystem
About the program
MegPreneur Lamongan is a priority business incubation program initiated by the Lamongan Regency Government and has been running for two years. The program is designed for young entrepreneurs in Lamongan through a series of learning, mentoring, and business development activities. To date, hundreds of participants have taken part in the program and become part of the MegPreneur Lamongan alumni community.
In action

Moments that move the program forward.

Partners

Working with the ecosystem.

TikTok Shop by Tokopedia TikTok Shop by Tokopedia

TikTok Shop by Tokopedia menjadi salah satu partner dalam Program MegPreneur Lamongan 2026. Dalam rangkaian kegiatan, TikTok Shop by Tokopedia membuka open table untuk membantu peserta melakukan aktivasi akun serta mengenal lebih jauh berbagai fitur dan layanan yang tersedia. Selain dukungan tersebut, Faisal Dzulfikar, SMB Partnership Lead TikTok Shop, turut hadir sebagai narasumber untuk berbagi wawasan kepada peserta. Pada rangkaian Closing Ceremony, Hilmi Adrianto, Head of Public Policy & Government Relations Tokopedia dan TikTok Shop E-commerce Indonesia, juga turut memberikan speech kepada peserta MegPreneur Lamongan 2026.

Ekspor.id Ekspor.id

Ekspor.id menjadi partner dalam Program MegPreneur Lamongan 2026. Sebagai platform digital edukasi dan akselerasi ekspor di Indonesia, Ekspor.id turut mendukung pengembangan wawasan peserta mengenai peluang memasuki pasar internasional. Founder Ekspor.id, Choirul Amin, hadir sebagai narasumber yang menyampaikan materi dasar mengenai ekspor, mulai dari pemahaman awal hingga berbagai hal yang perlu diperhatikan dalam mempersiapkan kegiatan ekspor. Kehadiran Ekspor.id diharapkan dapat memperluas wawasan peserta MegPreneur Lamongan 2026 mengenai ekspor sekaligus membuka perspektif dan peluang bagi pelaku usaha untuk mengembangkan bisnisnya menuju pasar internasional.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk menjadi salah satu partner dalam Program MegPreneur Lamongan 2026. Dalam rangkaian program, Slamet Widodo, Head of Commercial Production PT Ciomas Adisatwa (Japfa Group), hadir sebagai narasumber dan memberikan materi mengenai fundamental serta potensi bisnis di sektor peternakan, khususnya komoditas ayam. Melalui sesi ini, peserta MegPreneur Lamongan 2026 mendapatkan wawasan mengenai dasar-dasar bisnis peternakan sekaligus melihat lebih jauh peluang pengembangan usaha di sektor tersebut.

Bank Jatim Bank Jatim

Bank Jatim menjadi salah satu partner dalam Program MegPreneur Lamongan 2026. Dalam rangkaian program, Bank Jatim memberikan wawasan singkat mengenai kredit usaha kepada peserta, termasuk pemahaman mengenai akses pembiayaan untuk mendukung pengembangan bisnis. Bank Jatim juga siap membantu peserta MegPreneur Lamongan 2026 yang membutuhkan informasi dan ingin mengajukan kredit usaha sesuai dengan ketentuan dan proses yang berlaku.

KerabaTani Indonesia KerabaTani Indonesia

KerabaTani Indonesia menjadi salah satu partner dalam Program MegPreneur Lamongan 2026. KerabaTani Indonesia merupakan platform agritech yang menghubungkan petani, teknologi, dan investor untuk membangun ekosistem pertanian yang modern dan berkelanjutan. Dalam Online Session MegPreneur Lamongan 2026, Widya Ayu Wulandari, Financial Strategic Officer PT Kerabatani Cerdas Indonesia, hadir sebagai narasumber dan menyampaikan materi mengenai transformasi petani menjadi agripreneur. Peserta diajak memahami bagaimana potensi pertanian konvensional dapat dikembangkan menjadi bisnis yang memiliki nilai tambah, inovatif, dan berkelanjutan. Kehadiran KerabaTani Indonesia diharapkan dapat memperluas perspektif peserta mengenai peluang kewirausahaan di sektor pertanian serta mendorong lahirnya model bisnis agribisnis yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Sarang Maduku Sarang Maduku

Sarang Maduku menjadi salah satu partner dalam Program MegPreneur Lamongan 2026. Sarang Maduku merupakan bisnis yang bergerak sebagai produsen dan penyuplai madu murni berkualitas (raw honey), sarang madu (honeycomb), serta produk olahan hasil lebah lainnya yang berasal dari Malang, Jawa Timur. Dalam Online Session MegPreneur Lamongan 2026, Andoni Pridatama, Founder Sarang Maduku, hadir sebagai narasumber dan berbagi wawasan mengenai success story serta fundamental dalam membangun dan mengembangkan bisnis. Melalui sesi ini, peserta mendapatkan perspektif praktis mengenai perjalanan membangun usaha sekaligus pemahaman mengenai dasar-dasar bisnis yang dapat diterapkan dalam pengembangan usaha masing-masing.

Yayasan Pondok Pesantren Sunan Drajat Yayasan Pondok Pesantren Sunan Drajat

Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan menjadi salah satu partner dalam Program MegPreneur Lamongan 2026. Dalam rangkaian Offline Session MegPreneur Lamongan 2026, Direktur Perekonomian PP. Sunan Drajat, Dr. H. Anas Al Hifni, S.E.I., M.Si. (Gus Anas), hadir sebagai narasumber dan menyampaikan materi Leadership Bisnis Pesantren. Melalui materi tersebut, peserta diajak memahami bahwa membangun bisnis tidak hanya membutuhkan sumber daya manusia, tetapi juga sistem kerja yang mampu menggerakkan organisasi secara efektif. Sistem yang jelas membantu mengatur peran, tanggung jawab, serta proses kerja sehingga organisasi dapat berjalan lebih terarah dalam mencapai tujuan bisnis.

GEKRAFS (Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional) GEKRAFS (Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional)

GEKRAFS (Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional) menjadi salah satu partner dalam Program MegPreneur Lamongan 2026. Perwakilan Ketua GEKRAF Jawa Timur, Rian Septrianto Maulana, hadir dalam sesi talkshow pada rangkaian Offline Session MegPreneur Lamongan 2026. Dalam sesi tersebut, Rian mengajak peserta melihat perkembangan dan potensi ekonomi kreatif di Jawa Timur, sekaligus memahami bagaimana kreativitas dan inovasi dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari strategi pengembangan bisnis. Kehadiran GEKRAFS diharapkan dapat memperluas wawasan peserta mengenai ekosistem ekonomi kreatif serta membuka perspektif baru dalam mengembangkan usaha yang adaptif dan bernilai tambah.

Participant stories

What people carry forward.

Dr. Kurniawan Muhammad
Dr. Kurniawan MuhammadFounder Kusuma Academy
โ˜…โ˜…โ˜…โ˜…โ˜…

โ€œSebagai pemateri saya sangat terkesan dengan antusiasme peserta. Saya sangat mengapresasi Pak Bupati dan Wakil Bupati Lamongan yang menginisiasi terselenggaranya program MegPreneur ini setiap tahun. Ini sangat bagus bagi iklim wirausaha di Kabupaten Lamongan, dan saya yakin ini akan berdampak pada masyarakat.โ€

Choirul Amin
Choirul AminNarasumber dari Ekspor.id
โ˜…โ˜…โ˜…โ˜…โ˜…

โ€œAcara MegPreneur 2026 ini sangat luar biasa, dan saya melihat pesertanya cukup variatif, mulai dari sektor jasa hingga pertanian. Kita belajar terkait ekspor dan mereka cukup antusias. Harapan saya, semakin banyak pelaku usaha di Lamongan yang bisa masuk ke pasar internasional.โ€

Muhammad Nuril Fakih
Muhammad Nuril FakihDewa Farm Indonesia - Peserta
โ˜…โ˜…โ˜…โ˜…โ˜…

โ€œSaya sangat terkesan dengan MegPreneur. Materi yang disampaikan oleh narasumber cukup lengkap mulai dari belajar marketing sederhana, AI untuk bisnis, hingga materi tentang ekspor. MegPreneur juga menghadirkan booth TikTok Shop dan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Lamongan untuk membantu peserta dalam mengurus legalitas usaha.โ€

Learning journey

Courses included in this program.

Active participants can claim selected Courses at no charge from the Course catalog.

The program curriculum will be published soon.